Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Nazhir Wakaf : Sinergi Ekonomi dan Peningkatan Kompetensi Nazhir Wakaf guna Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Syariah di Provinsi Riau

Pekanbaru, Sabtu, 22 Maret 2025 – Sertifikasi Kompetensi Nazhir Wakaf resmi digelar pada Maret 2025 atas kerja sama Badan Wakaf Indonesia (BWI) Riau dan Bank Indonesia (BI) Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Riau Sharia Week 2025 yang diselenggarakan oleh BI Provinsi Riau.

Acara pembukaan sertifikasi ini berlangsung di Aula Lancang Kuning, lantai 3 Gedung Grade A Kantor Perwakilan BI Riau. Acara pembukaan diawali dengan khidmat melalui lantunan lagu Indonesia Raya dan Mars BWI, menciptakan suasana penuh semangat dan kebersamaan. sambutan pertama disi oleh  Ketua BWI Riau, H. Abdul Rasyid Suharto Pua Upa, M.Ed, yang menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi nazhir dalam pengelolaan wakaf. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua BWI Pusat sekaligus Ketua LSP BWI Pusat, Dr. Tatang Astarudin, S.Ag, SH, M.Si. Dalam pidatonya, Dr. Tatang menekankan bahwa wakaf merupakan pilar pertumbuhan ekonomi nasional serta berperan dalam penguatan sumber daya manusia dan ketahanan wakaf. Turut Hadir dalam Acara Pembukaan ini, Dr.Riki Arnaidi, M.Ag, selaku Kepala Kantor Sekretariat BWI Riau.

Sambutan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, Bapak Panji Achmad, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara Pelatihan & Sertifikasi Kompetensi Nazhir Wakaf. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Badan Wakaf Indonesia (BWI) Riau atas perannya dalam memastikan kelancaran acara yang menjadi bagian dari Riau Sharia Week 2025 ini. “BI terus mendorong dan mendukung penguatan ekonomi serta keuangan syariah di Provinsi Riau. Kami siap berkolaborasi untuk kemajuan bersama,” ujar Panji Achmad dalam sambutannya.

Sebagai bentuk semangat dan kebanggaan terhadap budaya Melayu, Bapak Panji Achmad resmi membuka acara ini dengan dua bait pantun yang menggugah semangat peserta. Acara pembukaan ditutup dengan pembacaan doa oleh Dr. Marabona Munthe, M.E.Sy, untuk kelancaran dan keberkahan kegiatan.

Sebanyak 50 peserta dari berbagai lembaga wakaf dan instansi terkait mengikuti kegiatan ini. Proses sertifikasi dimulai dengan pelatihan online melalui Zoom Meeting pada 17-18 Maret 2025, kemudian dilanjutkan dengan asesmen online pada 22 Maret 2025. Ujian sertifikasi ini dilakukan oleh 14 asesor yang terdiri dari enam asesor lokal Riau dan delapan asesor dari LSP BWI Pusat.

Beberapa asesor yang terlibat dalam proses sertifikasi ini antara lain Dr. Tatang Astarudin, S.Ag, SH, M.Si; Ir. Arief Rohman Yulianto, MM; Dr. Ir. Agus Priyatno, MM; Abdul Rasyid Suharto Pua Upa, M.Ed;  Budi Suhari, S.Pt, MM; Dimas Pradhasumitra Mahardika, M.Sc; Yon Hendri, MA; Dr. Marabona Munthe, M.E.Sy; Sigit Indra Prianto, S.Sos, M.Pd;  Ir. Irfan Hasan; Jonny Ardhan Mardan, LC, MA, Ph.D; Dara Dewisinta Anggraeni, M.Si;  drh. Emmy Hamidiyah, M.Si; dan Yukasrinal, SHI.

Dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan kompetensi nazhir wakaf di Riau semakin meningkat, sehingga mampu mengelola aset wakaf secara lebih profesional dan produktif demi kesejahteraan masyarakat.

 

2 thoughts on “Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Nazhir Wakaf : Sinergi Ekonomi dan Peningkatan Kompetensi Nazhir Wakaf guna Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Syariah di Provinsi Riau”

  1. Pelatihan Nazhir wakaf menurut saya sangat penting, karena dapat menambah pemahaman dan kemampuan Nazhir dalam mengelola harta wakaf secara proposional dan juga amanah.
    Pelatihan ini memberikan wawasan yang berkualitas serta memiliki potensi yang besar, dengan pengelolaan harta wakaf secara akuntabel, dan transparan dalam pelaporannya, dapat membantu memberdayakan ekonomi masyarakat.

Leave a Reply to admin Cancel Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *